Rabu, 01 April 2020

CAKEPAN GARA-GARA WAYANG KULIT


CAKEPAN GARA-GARA WAYANG KULIT
Toto Endargo


Sangsaya dalu,
Raras ambyor lintang kumedhap
Iki dunya tengah wengi,
Terang gandaning puspita,
Karengganing pujanira.
Sang dwijawara mbrengengeng,
Lir swaraning madu branta,
Manungsung sarining kembang
---

Dhedhep tidhem prabawaning ratri
Sasadara wus manjer kawuryan
Tan kuciwa memanise
Menggep sri nateng ndalu
Siniwaka sanggya pra dhasih
Anglar neng cakrawala
Winulat ngelangut
Prandene maksa kabegan
Saking kehing taranggana kang sumiwi
Warata tanpa sela
---
Eka bumi, dwi sawah, tri gunung,
Catur samudra, panca taru, sad pangonan,
Sapta pandhita, hasta tawang, nawa dewa, dasa ratu
---

Rabu, 19 Februari 2020

DHANDHANGGULA – SEMUT IRENG

DHANDHANGGULA – SEMUT IRENG
Toto Endargo

Dinamika perilaku politikus saat bersaing berebut kekuasaan, akibat dan nasib pejabat jika sampai lupa diri dan mabuk kekuasaan.
===


Tembang Dhandhanggula – Semut Ireng adalah sebuah tembang yang memiliki lirik sangat memikat, membicarakan dunia politik praktis.
Penulis mengenal tembang ini saat kelas lima Sekolah Rakyat tahun 1967. Pak Gedhe Ayat Notohardjono sering melagukannya, dengan demikian saya bisa menirukan lagu dan hafal liriknya. Sebenarnya dalam hal nada dan lagu di lingkup macapat, seperti cengkok lagu Dhandhanggula ini, sudah ada pakemnya, seperti yang setiap kali diperdengarkan oleh Paklik Suwondo dengan lirik “Yogyanira”.
Rupanya Paklik Suwondo suka nembang dengan lirik tersebut karena di dalamnya ada nama Suwondo. Sebagai prajurit teladan. Liriknya sebagai berikut:

Kamis, 21 November 2019

BABAD JATI TUKUNG - #1

BABAD JATI TUKUNG - #1
Toto Endargo


Kecombrang, Sunda dan Onje

Kecombrang. 
Nama lain dari kecombrang adalah honje (Sunda), bongot (Bali) kincung (Sumatera Utara) asam celaka (Tanah Karo) patikala (Sulawesi Selatan) ada juga yang menyebutnya sebagai bunga rias dan kumbang sekkala. Kecombrang bunganya sangat elok, degradasi dari warna merah cerah dan berkombinasi dengan warna putih. Kecombrang adalah bentuk bunga dari tumbuhan yang bernama burus (etlingera elatior), kecombrang muncul setahun sekali dan akhirnya akan menjadi sebongkah biji-bijian yang berwarna menarik juga. Kecombrang di Banyumas digunakan sebagai sayuran, selain mengandung air juga terdapat nutrisi berupa: kalium, kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi.

BABAD JATI TUKUNG - #2

BABAD JATI TUKUNG - #2
Toto Endargo

Babad Onje.
Sejak kecil penulis sudah mengenal Babad Onje dan sedikit tentang Desa  Onje. Sekitar tahun 1964 sudah mengunjungi watu lumpang atau batu dakon, masjid onje yang masih berpandasi benteng batu, belum disemen. Mengunjungi pohon nangka, pohon blimbing, dan arca batu. Menikmati pemandangan orang menyeberang Kali Klawing, Kedhung Nini, Kedhung Dhukuh dan Kedhung Pertelu.  Kesan wingit sangat terasa. Penduduk desa belum sepadat sekarang. Air di sungai masih terasa sejuk dan sangat jernih. Arca batu masih di lahan kosong, di bawah pohon dukuh dan jauh dari rumah penduduk.

BABAD JATI TUKUNG - #3

BABAD JATI TUKUNG - #3
Toto Endargo

Pundhen Jati Ragas.
Jati adalah nama pohon yang punya kelebihan dibandingkan dengan pohon lain. Kayu jati lebih berharga, lebih kuat, lebih perkasa, lebih tahan terhadap lingkungan. Kayu jati menjadi bahan yang baik untuk bangunan dan perabotan. Istana kerajaan dan masjid besar sejak dahulu kala pasti memilih kayu jati sebagai bahan bangunan. Jadi jati adalah kayu istimewa, punya kedudukan tinggi. Ibarat masyarakat, dia adalah bagian masyarakat yang berkedudukan tinggi. Orang kebanyakan sering diibaratkan sebagai pohon jarak, maka ada ungkapan “Tunggak Jati mati, tunggak Jarak mrajak”.

BABAD JATI TUKUNG - #4

BABAD JATI TUKUNG - #4
Toto Endargo

Gunung Tukung
Gunung Tukung, mungkin tepatnya Bukit Tukung atau Igir Tukung. Letaknya di seberang timur Sungai Klawing, masuk wilayah Dusun Pagendolan, Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Tinggi bukit ini hanya sekitar 200 meter dpl. (disebut gunung jika tingginya lebih dari 600 meter dpl.) membujur dari utara ke selatan. Penuh dengan tanaman keras seperti mahoni, albasika, sengon, kelapa, laban, waru laut, jati, dan bambu. Batas utara, di Dukuh Jendol, dan batas selatan, di Dukuh Mesir, panjangnya hanya sekitar satu setengah kilometer. Bukit Tukung diapit oleh lahan pesawahan tadah hujan. Sebenarnya diapit oleh dua sungai, Sungai Klawing dan Sungai Onje. Letak Sungai Klawing terlampau rendah sehingga cukup kesulitan untuk menaikkan airnya sampai ke sawahnya, sedang Sungai Onje juga termasuk sungai tadah hujan, jika kemarau terlalu panjang sungai menjadi kering.

Kamis, 17 Oktober 2019

BLATER DHUWUR

BLATER DHUWUR
Toto Endargo

   Blater adalah nama sebuah Desa di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Desa subur yang dialiri oleh dua buah sungai yaitu Sungai Jompo dan Sungai Ponggawa. Blater adalah nama yang baik karena dalam Bahasa Jawa kata “blater” berarti “ramah”, juga diterjemahkan sebagai “pandai bergaul”. Jika nama adalah doa maka kata “blater” menjadi sebuah nama dan doa yang baik bagi wilayah dan masyarakat Blater. Sifat keblateran akan membawa masyarakatnya untuk dapat meningkatkan diri di pergaulan yang lebih luas, meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya, tentu saja muaranya membawa kemajuan bagi masyarakat Desa Blater.

Minggu, 13 Oktober 2019

DESA SLINGA KALIGONDANG

DESA SLINGA KALIGONDANG
Toto Endargo
Asal Usul Nama Slinga
Sungai Klawing di Tepi Desa Slinga
Ada sebuah cerita kenapa desa ini diberi nama Slinga. Slinga konon awalnya adalah Si Linga, dari tiga kata: si adalah kata sandang, ling dari kata uling dan nga dari kata lenga. Uling adalah nama hewan sejenis belut namun wujudnya lebih besar (belut, sidat, pelus, uling/moa). Lenga atau minyak yang dimaksud disini adalah cairan yang keluar dari tubuh uling.
Desa Slinga memiliki tujuh wilayah dusun yaitu Slinga, Randegan, Siabang, Pegedongan, Pagedangan, Karangpetir dan Karanggandul. Nama Slinga diawali dari hadirnya seekor uling atau pelus besar, yang suatu hari diam-diam masuk ke dusun. Karena sangat laparnya ia pun mencari mangsa, dan, ya Allah, yang ditemuinya di sebuah rumah adalah seorang bayi. Segera saja sang.bayi diterkam dan dibawa merayap ke liang rumahnya di suatu tempat yang menjadi rumah si Uling.

Selasa, 19 Desember 2017

MAJAPAHIT, MANGUNEGARA, CITRAKUSUMA

MAJAPAHIT, MANGUNEGARA, CITRAKUSUMA
Toto Endargo

Kisah ini menarik sebab mengungkapkan sisi lain dari perjuangan Pangeran Diponegoro saat memasuki wilayah Purbalingga sampai dengan keberadaan sebuah trah yang menjadi penduduk utama Dusun Citrakusuma.
***
Mangundirana - Singanegara
   Majapahit. Nama Majapahit ternyata tidak hanya nama sebuah kerajaan besar tapi juga sebuah dusun kecil di sekitar Desa Onje, Kabupaten Purbalingga. Hanya sebuah dusun kecil dan kini masuk wilayah Desa Karangturi, namanya Dukuh Majapahit. Dusun Majapahit bersebelahan dengan Dusun Banawati. Tempatnya persis menjelang belokan luar Sungai Klawing. Berseberangan dengan Dusun Mesir. Kalau Mesir seperti dipeluk Sungai Klawing, Dusun Majapahit di luar pelukan itu. 
Seperti dusun-dusun di sekitarnya, dusun ini dipenuhi dengan pohon-pohon tinggi semacam kelapa, dukuh, jengkol, sengon dan lain-lain. Ada sawah walau sedikit tapi subur. Pengairan lancar karena ada saluran irigasi dari bendungan Kali Paku, dhawuhan Kedhung Keder di Dusun Citrakusuma. Air mengalir membelah dusun Tuanwisa, Pesawahan dan berakhir di Majapahit.

Rabu, 27 September 2017

PAHLAWAN KORAN TENGADAH

PAHLAWAN KORAN TENGADAH
Toto Endargo

Pahlawan koran tengadah, tiga kata sebagai judul tulisan ini. Judul ini diambil dari tiga hal yang menarik saat mengamati suasana di perempatan Patung Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Salahsatu tempat keramaian lalulintas yang ada di Kota Purbalingga.
Kata pahlawan diambil dari kata Patung Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman; koran dari kata Penjual Koran dan tengadah dari kata Tangan Tengadah. Sebuah potret nyata dari situasi yang ada di Purbalingga dan bahkan ada di banyak tempat. Kombinasi antara perjuangan dan ironi. Ada persamaannya namun ada pula unsur ironi di dalamnya, ada hal yang bertolak belakang dengan yang seharusnya terjadi.