Selasa, 04 Maret 2014

SWASANA SALIN SWARA



SWASANA SALIN SWARA
Toto Endargo, S.IP

"Hemat penulis Swasana Salin Swara ini belum dibahas secara mendalam apalagi diajarkan dalam pengajaran bahasa. Semoga tulisan ini dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi praktisi dan penikmat bahasa, khususnya Bahasa Banyumasan"

 Bahasa Banyumas itu ternyata unik. Walau terasa terlalu gegabah mengatakan sebuah kata sebagai kata asli dari Banyumas, tak apalah setidaknya kata-kata yang akan penulis bicarakan telah dipakai sejak lama di wilayah Banyumas.
Dalam Bahasa Inggris ada istilah “irregular verb” yang umumnya dikatakan sebagai kata kerja tak beraturan. Perubahan kata kerja dalam suatu kalimat tergantung dari tenses (bentuk kalimat berdasarkan waktu yang digunakan). Waktu akan menentukan apakah yang dipakai adalah kata kerja bentuk pertama atau dasar (base verb), bentuk kedua (past), atau bentuk ketiga (past participle). 
Kata kerja bentuk pertama, bentuk kedua, dan bentuk ketiga tidak sama. Sekedar contoh “take” bentuk keduanya menjadi “took” dan bentuk ketiganya menjadi “taken”. Ketiga-tiganya mempunyai arti yang sama yaitu: mengambil. Kata arise (infinitife), arose (preterite) dan arisen (past participle), artinya sama yaitu: terbit.

Sabtu, 01 Maret 2014

Bimbang Kado

Cerita Remaja


BIMBANG KADO
oleh: Pagu Rutoto

Percaya tidak?
Aku sedang memikirkan tentang kado. Kado untuk teman istimewaku. Aku menyebutnya teman istimewa. Soalnya hari-hariku kini terisi oleh bayang-bayangnya. Ya! Ia akan ulang tahun. Aku bingung, kado apa yang akan kuberikan padanya. Kenapa harus bingung?
Mungkinkah aku sedang jatuh cinta?
Mungkin! Karena menurut cerita di majalah dan di buku-buku novel begitulah kira-kira situasi orang yang sedang jatuh cinta. Ada rasa kangen, ada rasa sedih, ada rasa ingin untuk ngobrol dengannya. Ada rasa ingin membahagiakannya.  Namun ada pula yang aneh di diri ini, ada rasa malu saat aku harus bertemu dengannya.

Jumat, 28 Februari 2014

ELING-ELING – BANYUMASAN

Gendhing dan Catatan



Eling-eling – Banyumasan
Nyi Sugino Siswocarito

Padha ngumpul, dulur tunggal seumah
E-manungsa urip neng alam dunya
Enggane sing penting, sing sabar narima
Sregep, sing eling, lan waspadha

Padha ngumpul, dulur tunggal seumah
E-manungsa urip neng alam dunya
Enggane, begjane sing sabar narima
Rika kudu eling, lan waspadha

Selasa, 31 Desember 2013

MARS SMP DUA PURBALINGGA

MARS SMP DUA PURBALINGGA
Karya: Wahjo Soesapto, Bc. Hk.

C                                                     G
Kami pelajar SMP Dua Purbalingga

Berjuang sekuat tenaga
                                                  C
Berjuang ‘tuk mencapai cita-cita

C                                     C7              F
Majulah pelajar putera-puteri SMP Dua
                                    C
Belajar belajarlah tuntut ilmu
                       G          C                        
Berlandaskan Pancasila

            F
Amalkanlah baktimu
                   C
Membangun negara kita
               G                   C
Mencapai Indonesia Jaya



Jumat, 29 November 2013

DHANDHANGGULA – DHEDHEP TIDHEM

Dhandhanggula – Dhedhep Tidhem
Saking Ki Sugino Siswocarito

Dhedhep tidhem prabawaning ratri
Sasadara wus manjer kawuryan
Tan kuciwa memanise
Menggep srinateng ndalu
Siniwaka sanggya pra dhasih
Angglar neng cakrawala
Winulat ngelangut
Prandene paksa kebegan
Saking kehing taranggana kang sumiwi
Warata tanpa sela


Terjemahan bebas:
Sunyi senyap karena pengaruh malam
Rembulan sudah tampak berpendar
Tidak mengecewakan keelokannya
Bagaikan sang raja malam
Hadir di hadapannya seluruh para kawula
Tergelar di cakrawala
Terlihat menerawang jauh
Namun demikian masih terasa sesak
Sebab banyaknya bintang yang menghadap
Merata rapat tiada berjarak

Klik dumugi datheng : Dhandhanggula - Dhedhep Tidhem

Rabu, 27 November 2013

GENDHING WITING KLAPA

Gendhing dan Catatan

Gendhing Witing Klapa
Saking Ringgit: Ki Sugino Siswocarito


Witing klapa jawata ing ngarcapadha
Salugune wong wanita
Dasar nyata kula sampun njajah praja
Ing Ngayogya - Surakarta

Sekar kawis, cinawis sekar melati
Dasar manis merak ati
Aduh Gusti sun rewangi pati geni
Pitung dina, pitung bengi


Jumat, 18 Oktober 2013

ILOGONDHANG BANYUMASAN

Gendhing Ki Nartosabdo
Sindhen: Nyi Suryati - Blater


ILOGONDHANG BANYUMASAN
toto endargo



Kadhar pira wong lanang sing rosa nggender
Esuk nggender, sore nggender
Bubar nggender kethewer-thewer

Kadhar pira wong lanang sing rosa, rosa ngendhang
Esuk ngendang, sore ngendhang
Bubar ngendhang kecemplung blumbang

Jumat, 20 September 2013

PRESTASI PALGUNADI

PRESTASI PALGUNADI
Toto Endargo

 Menggali dan mengusung budaya daerah untuk ditampilkan di depan anak-anak di jaman internet sekarang ini bukanlah hal yang mudah. Tidak semua siswa tertarik untuk menyimaknya. Namun menjadi kewajiban kita untuk mengenalkan budaya daerah yang tentu mereka anggap kuno, agar mereka mengenal dan sangat bersyukur jika mereka mau menghayatinya.

Kamis, 19 September 2013

MEMBACA DAN "MEMBACA"

MEMBACA DAN “MEMBACA”
Toto Endargo, S.IP

Dalam Kata Pengantar Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Buku Guru SD/MI Kelas I, alinea dua, terbaca bahwa pada hakekatnya Siswa Kelas I SD/MI belum bisa membaca dan menulis. Pada alinea pertama dinyatakan bahwa Kurikulum 2013 berbasis kompetensi, di dalamnya dirumuskan secara terpadu kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Benarkah Siswa Kelas I SD/MI belum bisa membaca dan menulis?
Menurut hemat penulis pernyataan bahwa  Siswa Kelas I SD/MI pada hakekatnya belum bisa membaca dan menulis, terutama hal belum bisa membaca, adalah hal yang kurang tepat. Bahkan bertolak belakang dengan rumus keterpaduan tiga kompetensi Kurikulum 2013 seperti yang tertulis di alinea pertama. 

Jumat, 17 Mei 2013

JURUS SLOGAN PILKADA


JURUS SLOGAN PILKADA
Toto Endargo

Pilkada Jawa Tengah 2013 mengusung tiga pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur sehingga ada tiga slogan atau motto sebagai kata “bertuah”. Pasangan HP-Don (Hadi Prabowo-Don Murdono) berslogan; Ngajeni Lan Ngayomi. Petahan BISSA (Bibit-Sudijono) dengan slogan terdahulunya; Bali Ndeso Mbangun Deso, Lanjutkan!  Pasangan cagub dan cawagub GAGAH (Ganjar-Heru) menggunakan slogan; Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi.