Rabu, 27 September 2017

PAHLAWAN KORAN TENGADAH

PAHLAWAN KORAN TENGADAH
Toto Endargo

Pahlawan koran tengadah, tiga kata sebagai judul tulisan ini. Judul ini diambil dari tiga hal yang menarik saat mengamati suasana di perempatan Patung Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Salahsatu tempat keramaian lalulintas yang ada di Kota Purbalingga.
Kata pahlawan diambil dari kata Patung Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman; koran dari kata Penjual Koran dan tengadah dari kata Tangan Tengadah. Sebuah potret nyata dari situasi yang ada di Purbalingga dan bahkan ada di banyak tempat. Kombinasi antara perjuangan dan ironi. Ada persamaannya namun ada pula unsur ironi di dalamnya, ada hal yang bertolak belakang dengan yang seharusnya terjadi. 

Selasa, 02 Mei 2017

MANGUNEGARA CITRAKUSUMA BANAWATI

MANGUNEGARA CITRAKUSUMA BANAWATI
Toto Endargo, S.IP

Mangunegara, Citrakusuma, Banawati
Onje adalah nama sebuah desa. Desa istimewa karena punya kedudukan khusus dalam rentang perjalanan sejarah berdirinya Kabupaten Purbalingga. Dalam cerita Adipati Onje tersurat pula tiga nama putra Adipati Anyakrapati yaitu Raden Mangunjaya, Raden Cakrakesuma dan Rara Banawati. Kini kedua nama tersebut menjadi nama dua dukuh dalam satu desa. Mangunjaya menjadi nama Dukuh Mangunegara, sedang Cakrakesuma menjadi Dukuh Citrakusuma, keduanya bagian dari Desa Mangunegara. Sedangkan nama Banawati menjadi Dukuh Banawati, bagian dari Desa Onje. Berikut ini adalah cerita yang sempat terceritakan oleh Eyang Putri Wiryodiharjo di sekitar tahun 1966-an.

Kamis, 27 April 2017

KADIPATEN MESIR DI ONJE

Kadipaten Mesir di Onje
Toto Endargo

   
   Ada peribahasa atau ungkapan dalam bahasa Jawa bahwa  “desa mawa cara, negara mawa tata” yang artinya bahwa setiap desa, setiap negara mempunyai cara dan aturan masing-masing sesuai kondisi setempat. Kondisi suatu wilayah inilah yang menimbulkan cerita yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah yang lain.
Bagian dari cerita yang ada di Kabupaten Purbalingga adalah Desa Onje, Kecamatan Mrebet.  Desa yang menjadi sumber cerita cikal bakal para adipati di Kabupaten Purbalingga. Seperti umumnya sebuah desa tentu terdiri dari beberapa padukuhan. Dukuh atau sekarang secara umum disebut sebagai dusun. Beberapa nama dukuh di Onje adalah Dukuh Onje, Dukuh Pagendolan, Dukuh Mesir, Dukuh Pedhalangan, Dukuh Banawati dan Dukuh Kutabangsa.

Rabu, 15 Maret 2017

SEBUAH PUISI UNTUK TYAS

Cerita Remaja

SEBUAH PUISI UNTUK TYAS
Toto Endargo

SMP Negeri 2 Purbalingga, April 2003.
Di Perumahan Penambongan. Malam hari. Di kamarnya.
“Benarkah Pekik menyukai aku?” kata hati Tyas. Terbayang wajah Pekik Pamungkas di angannya. Bibirnya berkemik, lirih sekali ia menyebut nama pemuda ABG itu. Pekik siang tadi telah menulis puisi untuknya. Dan saat ini sebuah senyum membayang di bibir Tyas. Sebuah buku yang tampak tidak bermutu karena penuh dengan coretan dan tulisan asal-asalan ada di depannya.
===
Empat hari pada pekan ini bagaikan ada sebuah pesta. Di SMP Negeri 2 Purbalingga, di bulan April 2003. Sekolah menyajikan berbagai lomba olah raga dan seni. Kegiatan mid semester genap. OSIS menyelenggarakan berbagai lomba atau pertandingan antar kelas, juga antar individu. Bidang akademis, bidang seni maupun olahraga. Seluruh siswa diberi kesempatan untuk memilih menu kegiatan apa yang mereka mampu dan sukai.

Selasa, 14 Maret 2017

IBUMU LAGI

Cerita Remaja
IBUMU LAGI
Toto Endargo


SMP Negeri 2 Purbalingga
Kisah sekitar tahun 2005. “Bahwa cinta tak pandang usia” begitu kata hati Etha. Maka tak heran gadis manis yang bernama Etha ini jatuh hati kepada adik kelasnya. “Rasanya naif banget. Ah, peduli amat!! Menurut UUD 1945, setiap warga negara berhak berserikat dan berkumpul, tentu berhak pula memilih idaman hati” tekad Etha.
Mulanya cukup konyol. Saat pelajaran PPKn, guru menerangkan tentang contoh hak warga negara baik di Indonesia maupun di luar negeri. Hanya karena iseng. Ketika mendengar kata luar negeri, Etha jadi melamun. Membayangkan punya pujaan hati orang bule. Busyet seperti artis. Etha yang duduk di bangku depan, dekat pintu kelas, segera menundukkan kepala, memejamkan mata dan berdoa, “Ya Allah berilah hamba seorang cowok yang cakep dan baik hati, syukur bule”.
    Sebelas detik kemudian Etha membuka matanya .. byar!

Kamis, 09 Maret 2017

KETIKA PERHATIANMU BERCABANG

Cerita Remaja

KETIKA PERHATIANMU BERCABANG
Toto Endargo

SMP Negeri 2 Purbalingga.
Tahun 2000. Kelas IIIE. Kelas di pojok utara. Ada kolam ikan di depan kelas. Bambu kodok dengan daun berwarna hijau, andong merah, puring, kangkung-kangkungan, bunga soka di sekeliling kolam dan pakis Alai (asplenium tenerum) yang menempel di batu karang buatan membuat suasana kelas begitu berkesan.
Hari Selasa.
“Untuk siapa?” tanyaku kepada Laras. Ia memohon dan menjajariku di koridor kelas. Aku sedang berjalan ke selatan, ke perpustakaan, saat istirahat kedua.
“Untuk Wiranto!” jawab Laras datar. Wajahnya polos tanpa dosa. Sementara dadaku berdesir. Ada rasa tak suka seketika menggedor-gedor dadaku.
“Untuk Wiranto Adi, kelas IIIC?” tanyaku agak sedikit nada menyelidik.
“Iya! Kenapa?” pertanyaan Laras seperti penuh tekanan pada kata kenapa. Aku menunduk perlahan. Ada cemburu menyentuh kalbu.
===

GOMANG BISA

Cerita Anak

Gomang Bisa!
Oleh : Toto Endargo

Gomang sendirian di kamarnya. Ia sedang bicara sendiri di depan cermin. Bentuk mulutnya di atur-atur. Dimancungkan, dipleotkan, dan kemudian bibirnya ditarik ke belakang. Di saat lain bibirnya dibuatnya seperti corong. Lucu. Itulah Gomang di waktu kecil, saat berumur kurang lebih tiga tahun.
Ada kebiasaan khas yang selalu dilakukannya, yaitu memperhatikan orang lain yang sedang sibuk. Lalu dia merasa dapat mengerjakan apa yang dilakukan oleh orang yang diperhatikannya itu.
Suatu hari ia memperhatikan pak tukang menggergaji bambu untuk memperbaiki pagar. Segera saja ia bicara, “Gomang, bisa! Gomang, bisaa!” katanya sambil mendekat dan minta gergaji yang dipakai pak tukang. Ia pun mencoba memotong bambu. Tentu saja tenaga dan keterampilannya belum memadai. Ia berkutat sampai beberapa lama. Ngotot memegang gergaji dan tidak memberikan kesempatan pak tukang untuk meneruskan pekerjaannya. Tentu saja membuat orang lain kesal. Demikianlah kurang lebih kebiasaan khas si Gomang sehari-hari.

Senin, 06 Maret 2017

KUDA PINTU

Cerita Anak
Kuda Pintu
Oleh : Toto Endargo

Pulang sekolah Gomang segera meletakkan tas sekolahnya di lantai, di pojok kamar. Bagian dari kebiasaan buruk yang dilakukannya setiap hari. Celana dan baju sekolah dilemparkan saja di depan kamar mandi. Ibunya setiap kali harus menasehatinya agar dapat berlaku baik dan tertib. Tapi kebiasaan buruk ini tidak juga berangsur baik, tetap dilakukannya tiap hari dan setiap kali. Dengan demikian setiap kali pula ibunya hanya dapat menggeleng-gelengkan kepala.

Selasa, 10 Januari 2017

KEMBANG KACANG - WALJINAH

KEMBANG KACANG
Waljinah

Sebuah lagu yang bertabur parikan dan wangsalan
Lagu ini dinyanyikan oleh penyanyi wanita 
tapi liriknya menampilkan 
kekaguman seorang pria terhadap seorang wanita
Seberapa jauh hubungan lirik bawa dengan lirik tembang
kita cermati bersama!

Bawa:
Aja turu sore kaki,
Ana dewa langlang jagat, nyangking bokor kencanane
Isine donga tetulak, sandang klawan pangan
Yaiku bagiyanipun wong melek sabar narima

Dawah gendhing Sekar Kacang!

Ora butuh apa-apa,
Butuhku, butuhku, sabar-sabar narima
Kunir pita, tega bala mungging baya
Gonas, gones, wicarane
Yen ketemu, yen ketemu, sun sungsung kapitung dina
kembang mlati, yo mas, dironce-ronce, bapak
Kene setengah mati, sing kana ra piye-piye

Jumat, 06 Januari 2017

UJIAN PRAKTIK PKn

UJIAN PRAKTIK
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)
Toto Endargo

Menyimak peran pentingnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam pendidikan karakter adalah wajar jika PKn dapat melaksanakan ujian praktik. Ujian praktik adalah hal yang lebih realistis untuk penilaian ranah psikomotor.
===

     Mencermati kegiatan rutin yang tiap tahun dilaksanakan di tingkat SD, SLTP, dan SLTA adalah hal yang perlu. Nama kegiatan ini diawali dengan kata “ujian”. Ada Ujian Sekolah, Ujian Nasional, Ujian Tulis, Ujian Praktik, dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Semua dan masing-masing punya makna dan tujuan khusus. Dan semuanya merupakan salah satu bagian dari proses pendidikan di negara tercinta ini, Indonesia.
    Pembelajaran adalah kegiatan terencana yang diharapkan menghasilkan perubahan sikap, keterampilan, dan pengetahuan bagi peserta didik. Aspek yang hendak dicapai dalam proses pembelajaran antara lain: peningkatan pengetahuan, peningkatan ketrampilan, perubahan sikap, perilaku, kemampuan adaptasi, peningkatan integrasi, peningkatan partisipasi, dan peningkatan interaksi kultural. Dan pastilah semua kegiatan dalam pembelajaran harus selalu disertai dengan kegiatan penilaian atau ujian. Ada ujian tulis, ada pula ujian praktik. Penilaian adalah hal yang tidak mungkin dipisahkan dari dunia pendidikan dan pengajaran secara umum.